Cerita Islami Tentang Orang Fasik Menjadi Kekasih Allah

Cerita Islami Tentang Orang Fasik Menjadi Kekasih Allah, Cerita islami semoga bisa menginspirasi pada kehidupan kita, dan kita bisa menambil nasehat-nasehat yang tersurat maupun yang tersirat dalam petikan kisah islami yang ada.

Cerita Islami Tentang Orang Fasik Menjadi Kekasih Allah
wallpaperislami.com
 Di kalangan Bani Israil ada lelaki fasik (gemar melakukan dosa) yang tidak pernah berhenti dari kejahatannya, sampai-sampai penduduk sekitar menjadi resah dan satupun tidak ada yang berani melerainya. Semua penduduk hanya bisa kepada Allah agar ia di sadarkan. Sehingga akhirnya Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa as. Yang memberitakan bahwa di kalangan Bani Israil ada lelaki fasik. Engkau harus mengusir pemuda itu agar kejahatannya tidak menimpa ke penduduk sekitar.

Nabi Musa as, pun mengusir pemuda itu. Namun si pemuda itu tetap berpindah-pindah desa dengan menyebarkan-menyebarkan kemungkaran. Dan sekali lagi Allah mengeluarkan perintah untuk mengusir pemuda itu. Nabi Musa as pun mengusir si pemuda kea rah padang rumput.

Disana tidak di jumpai satupun mahluk, tumbuh-tumbuhan atau hewan. Bahkan keluarganya pun jauh dari sisinya. Sampai akhirnya ia jatuh sakit keras. Dia terjatuh dan kepalanya tersungkur di pasir. Dia merintih :
“ Andai ibuku ada di sisi kepalaku ia pasti merasa kasihan dan menangisi aku. Andai ayahku ada disini, ia pasti membantu menguruskan masalahku. Andai istriku ada disini, ia pasti menangisi kepergianku. Dan andai anak-anak ku ada di sini juga, ia pasti menangis di belakang jenazahku sambil berdoa ; Ya Allah ampunilah ayahku si pengembara yang tak berdaya, yang durhaka, yang fasik dan yang terbuang dari negaranya, dari desa ke desa dan sampai terasingkan pada padang yang luas. Dan disini ia keluar dari dunia menuju akhirat dengan memutuskan segalanya’. Ya Allah engkau telah memisahkan aku dari kedua orang tuaku, anak-anakku, dan istriku. Namun jangan lalh engkau putuskan rahmat-mu dariku. Engkau sudah membakar hatiku lantaran berpisah dengan mereka, namun janganlah engkau bakar aku dengan api neraka-mu karena kedurhakanku.”

Maka saat itupun Allah mengutus para bidadari yang bisa menyerupai ibunya, istrinya, anak-anaknya, dan menyerupai ayahnya. Mereka semua duduk di samping pemuda sambil menangis.
Pemuda itu merintih : “ Inikah ayahku, Ibuku, Istriku dan anak-anakku sudah datang !”. hatinya langusng gembira. Ia bisa mati ke Rahmatullah dalam keadaan suci dan terampuni. Kemudia Allah Ta’ala menurunkan wahyu kepada Nabi Musa as. “ Pergilah ke padang pasir ini dan di tempat ini, sebab di sana telah wafat seorang wali (kekasih Allah) dari sekian waliyul-llooh. Hadirlah kesana, dan urus segala keperluannya.”
Ketika Nabi Musa as sampai disana, ia terhenyak dan melihat seorang pemuda yang di maksud wali adalah pemuda yang dulu pernah terusir dari negaranya dengan perintah Allah jua. Nabi Musa as melihat sekitar jenazah pemuda ada beberapa bidadari.

Nabi Musa as berkata “ Wahai Allah, bukankah pemuda ini yang pernah terusir dari negerinya atas perintahmu !”
Allah swt berfirman “ INI ADALAH RAHMATKU, dan pengampunan dariku lantaran rintihannya di padang luas, juga lantaran berpisahnya dari tanah negerinya, berpisah dengan orang tuanya, anak-anaknya, dan istrinya. Lalu aku mengutus beberapa bidadari untuk menyerupai semua keluarganya. Dan mereka semua ternyata iba melihat dia di tempat yang terpencil ini. Sebab ketahuilah, bila seseorang mati di tempat yang terpencil, maka semua penghuni langit dan bumi menangis merasa kasihan pada dia; lantas aku, aku adalah dzat yang selalu menyayangi melebihi sayangnya mereka apakah tidak seharusnya mengkasihani dia.”

Sumber terjemahan kitab tanwirul qulub

Semoga dari cerita islami di atas bisa memberikan pelajaran bagi anda, anda bisa menyebutkan hal-hal yang bisa di ambil buat pelajaran kehidupan sehari-hari, seperti halnya : Jangan Pernah Putus Asa Terhadap Rahmat Allah swt. Silahkan berkomentar jika anda menemukan pelajaran dari kisah di atas. Terima Kasih. Salam Sobat Aswaja, Shollualannabi Muhammad

Subscribe to receive free email updates: